FAKTOR-FAKTOR KEPATUHAN INDIVIDU DALAM MEMBAYAR ZAKAT DI KABUPATEN BIREUEN

Hamdani Hamdani

Sari


Kemiskinan adalah permasalahan di Indonesia. Salah satu solusi mengatasi kemisikinan adalah dengan memaksimalkan pengelolaan zakat, karena zakat bisa menjadi alternatif program pemerintah. Zakat merupakan sarana yang dilegalkan dalam agama Islam dalam pembentukan modal. Potensi zakat yang dimiliki Indonesia lebih dari Rp 217 triliun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor kepatuhan individu dalam membayar zakat, dan untuk mengidentifikasi faktor yang dominan, agar lebih mudah dalam membuat kebijakan yang optimal. Pengumpulan data dilakukan melalui survey terhadap 86 orang responden di wilayah Kabupaten Bireuen. Metode analisis yang digunakan adalah menggunakan alat analisis faktor. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian kuesioner dan wawancara dengan sebagian masyarakat Kabupaten Bireuen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling, dengan jenis purposive sampling. Dari hasil penelitian ini, diketahui sejumlah faktor yang membuat seseorang mau membayar zakat adalah faktor keimanan, altruisme, dan kepuasan diri, lalu ada juga faktor-faktor lainnya seperti organisasi. Hal ini sekaligus memberikan arahan bahwa untuk meningkatkan penerimaan zakat, tidak hanya menekankan aspek keimanan, tetapi ikut memerhatikan aspek organisasi.
Kata Kunci : Kepatuhan, Membayar, Zakat, Individu

Referensi


Ahmad Mukhlis dan Irfan S. Beik. (2013). Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Tingkat Kepatuhan Dalam Membayar Zakat Studi Kasus Kabupaten Bogor. Jurnal al-Muzara’ah bersama Volume 1 Nomor 1. 2013. Hal 83-92.

Anatomi. (2005). Fiqih Zakat. Sumatera Selatan. LKHI fakultas syari’ah IAIN Raden Fatah Palembang dan Pustaka Belajar.

Fatia Rina. (2014). Pengaruh Penyaluran Zakat Produktif Terhadap Pendapatan Penerima Zakat Studi Kasus Baitul Mal Kabupaten Aceh Utara. (Skripsi). Lhokseumawe: Keuangan Perbankan Syrariah, Politeknik Negeri Lhokseumawe.

Hasanah dan Hamoraon, (2013). Analisis Tingkat Kesadaran Masyarakat Kecamatan Medan Baru Dalam Membayar Zakat. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Vol 3 No 7. 2013. Hal 490-499.

Maulidia. (2015). Pendayagunaan Zakat dan Infaq terhadap Peningkatan Ekonomi Mustahik Studi Kasus Aceh Utara. (Skripsi). Lhokseumawe: Keuangan Perbankan Syrariah, Politeknik Negeri Lhokseumawe.

Mohd Yahya Mohd Hussin, dkk. (2013). Kepatuhan Membayar Zakat: Analisis Kutipan Dan Keterisan Zakat Fitrah Di Selangor. Jurnal Syariah vol 21 No 2. 2013. Hal 192-199.

Muhammad. (2002). Zakat Profesi: Wacana Pemikiran dalam Fiqih Kontemporer. Salemba Diniyah. Jakarta.

Nugroho, Bhuono Agung. (2005). Strategi Jitu Memilih Metode Statistik penelitian dengan SPSS. Andi Yogyakarta.

Purwanto. (2008). Metodologi Penelitian Kuantitatif untuk Psikologi dan Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Qardawi yusuf. (2001). Hukum Zakat. Bogor: Pustaka Litera Antar Nusa.

Sri Nurhayati dan Wasilah. (2013). Akuntansi Syariah di Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.


Teks Lengkap: Tidak berjudul PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.