PENGARUH KINERJA APARATUR DESA DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL DI DESA PINEUNG SIRIBEE KECAMATAN SAMALANGA KABAPATEN BIREUEN

Sutoyo STIE KEBANGSAAN, M. Hasan P. Seribu

Sari


ABSTRAK

Aparatur desa atau gampong, adalah pegawai desa yang merupakan pelayan masyarakat di tingkat paling bawah yang merupakan cermin keberhasilan pemerintah pusat karena pegawai merupakan unsur utama atas kelancaran dalam melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Untuk mengembangkan potensi-potensi desa yang sudah ada ataupun belum dikembangkan, diperlukan faktor penggerak untuk warga desa, agar dapat mengembangkan potensi daerah dan potensi kemampuannya dalam rangka pembangunan desa dan meningkatkan taraf hidup mereka. Ttujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui pengaruh kinerja aparatur desa dalam pengembangan industri kecil rakyat di desa Pineung Siribee, Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek Sumber daya manusia aparatur gampong/desa masih rendah, karena mayoritas lulusan pendidikan SD mencapai 58,4 persen, sehingga berakibat bahwa pengelolaan desa termasuk pengembangan industri di desa masih menjadi hambatan. Tingkat pencapaian pelaksanaan pengembangan industri yang dilakukan aparatur desa di desa Pinenung Siribee belum optimal, hal ini terbukti dari penelitian, baru sekitar 74,67 % upaya keterlibatan aparatur desa dalam pengembangan industri di desa. Hal ini juga dierkuat dengan masih rendahnya kinerja aparatur desa yang rata-rata baru mencapai nilai 77,67. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat 43,1 % kontribusi faktor kinerja terhadap upaya pengembangan industri kecil di desa Pineung Siribee.

Kata Kunci : Kinerja, Pengembangan Industri Kecil, Aparatur Desa

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Anoraga, Pandji dan Djoko Sudantoko,. (2005). Koperasi, Kewirausahaan, dan Usaha Kecil. Jakarta: PT Rineka Cipta

Alma, Buchari, (2003), Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa, Cetakan kedelapan, Penerbit Alfabeta, Bandung

Anwar, A. P.Mangkunegara. (2005). Evaluasi Kinerja SDM, PT. Refika Aditama, Bandung.

Armstrong M, (2003), A Hand Book of Human Resource Management, Alih Bahasa Sofyan Cikmat dan Hariyanto, 1999, Seri Pedoman Manajemen: Manajemen Sumber Daya Manusia, Cetakan Kedua, Penerbit PT. Elex Media Komputindo, Kelompok Gramedia Jakarta.

Arifah, Tutik. (2011) Strategi Pengembangan Industri Kecil Jamur Tiram di Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang. Skripsi. Semarang: UNNES.

Badruddin. (2013), Dasar-Dasar Manajemen, Penerbit Alfabeta, Bandung.

Dessler, Gary. (2003), Manajemen Sumber Daya Manusia, terjemahan Edisi 10, PT. Indeks, Jakarta.

Handoko, T. Hani. (2004). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia, Edisi Keempat, BPFE, Yogyakarta.

Hasibuan, Malayu SP. (2006), Manajemen (Dasar, Pengertian, dan Masalah), Penerbit PT. Bumi Aksara, Jakarta.

Henderson, Michael & Thompson, Dougel. (2003), Values at Work. New Zealand: Harper Collin Publishers.

Jones, R Gareth, (2004), Organizational Theory: Text and Cases. Third Edition. Prentice Hall International. Inc.

Kuncoro, Mudrajat. (2007). Ekonomika Industri Indonesia. Yogyakarta : CV. Andi Offset.

Riyanto, Bambang. (2009). Dasar - dasar Pembelanjaan Perusahaan. Yogyakarta : BPFE.

Robbins S, (2009), Perilaku Organisasi: Konsep, Kontraversi, Aplikasi, Edisi Bahasa Indonesia : Pujatmoko, Hudiana, Penerbit Prenhallindo, Jakarta.

Sumaryadi, I Nyoman, (2005), Perencanaan Pembangunan Daerah Otonomi & Pemberdayaan Masyarakat, Citra Utama, Jakarta.

Suharto, (2006). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung : PT. Refika Aditama

Supratikno, Hendrawan dkk, (2006), Pengembagan Sumber Daya Manusia Jakarta:Rineka Cipta.

Tambunan, Tulus.T.H. (2009). Perkembangan Industri Skala Kecil di Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.

Wibowo. (2007), Manajemen Kinerja. Jakarta: RajaGrafindo Persada


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.